Bupati Ketapang Martin Rantan SH, M.Sos Jumat 28 Juni 2019 (Malam  menghadiri sekaligus membuka Konferensi Cabang XII Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Ketapang yang berlangsung di Pondok Pesantren Hidayaturrahman Jalan Gajah Mada Kalinilan Ketapang.

Dalam sambutnya Bupati Ketapang Martin Rantan,SH.,M.Sos mengatakan  bahwa Nahdlatul Ulama sebagai organisasi yang menganut ajaran Ahlussunnah Waljama’ah diharapkan mampu mewujudkan tatanan masyarakat yang demokratis dan berkeadilan demi tercapainya kesejahteraan umat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan diselenggarakannya kegiatan Konferensi Cabang XII Nahdlatul Ulama Kabupaten Ketapang ini,

“Saya menyambut baik atas diselenggarakannya Konfrensi Cabang  ke XII NU untuk pemilihan pengurus yang baru. Semoga dengan semangat yang baru, dapat lebih meningkatkan peran Nahdlatul Ulama di Kabupaten Ketapang,” Ujar Bupati Martin Rantan, SH.,M.Sos

Selanjutnya Bupati Ketapang Martin Rantan, SH M.Sos juga mengatakan bahwa sudah saatnya Nahdlatul Ulama melangkah lebih terarah dan terpadu seiring dengan lajunya pembangunan, sehingga menjadi mitra pemerintah yang bermakna dalam pembangunan serta mendapat tempat dihati masyarakat khususnya umat islam di kabupaten ketapang.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi II DPRD Ketapang M. Febriadi, S.Sos.,M.Si, Anggota Komisi II DPRD Ketapang Achmad Sholeh, ST, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalbar,Kapolres Ketapang AKBP Yury Nurhidayat, SH.,MH, Dandim 1203 Ketapang (diwakili), Sekda Kab. Ketapang H.Farhan, SE., M.Si, Kepala Kantor Kementrian Agama Ketapang, Perwakilan FKUB, tokoh agama,tokoh masyarakat dan undangan dan lainnya.

Sementara itu Ketua PC NU Ketapang Ustadz KH. Jama’ie Makmur mengatakan bahwa Konferensi Cabang XII  NU yang berlangsung dari tanggal 24 hingga 25 Syawal 1440 H atau bertepatan tanggal 28-29 Juni 2019 di Pondok Pesantren Hidayaturrahman Kalinilam Ketapang Kalimantan Barat ini merupaka ajang perhelatan organisasi untuk mencari sosok pimpinan organisasi masyarakat terbesar di indonesia. Dalam konferensi itu nantinya dicari sosok pemimpin yang mampu menakhodai organisasi sesuai dengan tujuan NU. Tujuan pokok NU sendiri adalah untuk menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah Wal Jama’ah di tengah-tengah kehidupan masyarakat, di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).*(Photo dan Liputan M.Saad)